Berita & Lowongan Pelaut Indonesia
Portal Media Pelaut Indonesia

Aurora Expeditions Meluncurkan Desain Kapal Pesiar Ekspedisi

Kapal Pesiar ekspedisi tersebut dilengkapi dengan spesifikasi kode polar terbaru dan menggunakan teknologi Ulstein’s X-BOW.

0 84

- Advertisement -

Indoseafarer.com – Aurora Expeditions, perusahaan pelayaran Australia mengungkap desain kapal pesiar expedisi yang diperuntukan untuk wilayah kutub. Ini adalah desain pertama perusahaan tersebut untuk kapal jenis ini.

Desain kapal bekerjasama dengan perusahaan shipbuilders SunStone Ships yang berbasis di Amerika Serikat, rencananya kapal es kelas 1A ini akan dilengkapi dengan spesifikasi kode polar terbaru.

Kapal dengan panjang 104,4 meter dan lebar 8,2 meter, Gross tonnage 7.400 ton, akan mampu mencapai kecepatan hingga 15 knot. Dirancang untuk pelayaran kapal pesiar ekspedisi, Aurora Expeditions mengatakan bahwa pihaknya berencana akan terus mengembangkan kapal ini.

“Dengan pengembangan kapal pesiar ekspedisi ini, kami akan tetap setia pada filosofi kami yaitu menambah pengalaman serta keterlibatan yang mendalam terhadap lingkungan di wilayah kutub, kami akan terus mencoba untuk mengurangi jumlah penumpang sehingga kami dapat mengunjungi lokasi-lokasi pendaratan yang belum terjangkau serta menjelajahi daerah-daerah baru dimana peraturan yang berlaku tidak membawa lebih dari 100 orang pada waktu yang sama, “Robert Halfpenny, Managing Director Aurora Expeditions, berkomentar.

“Kapal tersebut adalah yang pertama menggunakan teknologi X-BOW yang sudah dipatenkan, dimana memiliki kemampuan untuk menembus gelombang dengan stabilitas yang jauh lebih besar,” tambah Halfpenny.

- Advertisement -

Aurora Expeditions menjelaskan: teorinya, jika bow vessel naik keatas ombak dan kemudian jatuh keras ke permukaan air, pada kapal dengan teknologi Ulstein’s X-BOW akan mengurangi gerakan vertikal kapal yang disebabkan oleh ombak, dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan berarti yang diakibatkan oleh ombak serta dapa mempertahankan kecepatan kapal. Dengan demikian kapal akan menggunakan sedikit bahan bakar dibandingkan dengan bow vessel kapal lama. Disamping menghemat bahan bakar, dapat juga membantu menghemat energi dibandingkan bow yang dirancang dengan busur konvensional.

Kapal pesiar ekspedisi yang belum diberi nama ini diperkirakan akan selesai pada musim di tahun 2019/2020.

Komentar
Loading...