Berita & Lowongan Pelaut Indonesia
Portal Media Pelaut Indonesia

Dua Pelaut Indonesia Sandera Abbu Sayyaf Akhirnya Dibebaskan

60

- Advertisement -

Indoseafarer.com – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, membenarkan Saparuddin bin Koni dan Sawal bin Maryam, dua pelaut Indonesia yang merupakan sandera Abu Sayyaf telah dibebaskan pada Kamis (7/9) pukul 06.30 pagi waktu setempat. Keduanya berasal dari Majene, Sulawesi Barat.

Kedua pelaut ini adalah Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal ikan berbendera Malaysia TW 1738/6/ F, yang diculik kelompok Abu Sayyaf pada 19 November 2016 di wilayah perairan Batu 70, Lahat Datu, Sabah, Malaysia.

Menlu Retno saat berada di Singapura pada Kamis (7/9) menjelaskan:

“Kedua sandera sekarang masih berada di markas pasukan gabungan di Sulu untuk dilakukan pemeriksaaan kesehatan. Ini adalah pemeriksan prosedural saat sandera bebas,”.

- Advertisement -

Rencananya, sambung Menlu Retno, pada Jumat (8/9) kedua WNI itu akan dibawa ke AFP (Armed Forces of the Philippines) di Zamboanga. Staf dari KJRI Davao City akan bertemu kedua mantan sandera di Zamboanga dan akan segera mengatur kepulangan keduanya ke Indonesia.

Baca juga:
1 of 5

Pembebasan dua pelaut WNI sebelumnya di awali dengan pertempuran antara Angkatan Bersenjata Filipina dengan kelompok Abu Sayyaf di Jolo, Kepulauan Mindanao, demikian penjelasan dari Komandan Angkatan Bersenjata Filipina untuk wilayah selatan Filipina, Cirilito Sobejana. Dalam baku tembak itu, 5 militan Abu Sayyaf tewas dan 5 pasukan militer Filipina mengalami luka-luka.

Sandera Yang Masih Tersisa

Terlepas dari kedua sandera pelaut Indonesia yang berhasil dibebaskan tadi, masih ada sekitar 18 sandera lagi yang di sandera oleh kelompok Abbu Sayyaf. Hal ini dikonfirmasi oleh Angkatan Bersenjata Filipina. Semua sandera berada di Kepulauan Jolo dan Basilan. Warga Indonesia yang masih dalam penyanderaan kelompok Abbu Sayyaf tersisa 5 orang. Sandera-sandera Abbu Sayyaf berasal dari negara seperti Indonesia, Jepang, Malaysia, Belanda dan Vietnam.

Sandera Pelaut Indonesia

5 orang sandera pelaut Indonesia antara lain bernama La Utu bin La Raali dan La Hadi bin La Edi yang keduanya berasal dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kedua warga ini disandera Abu Sayyaf pada 5 November 2016 saat berada di perairan Kretam, Kinabatangan, Sandakan, Sabah, Malaysia. Tiga sandera WNI lainnya bernama Hamdan bin Saleng dan Sudarling Samansung yang berasal dari Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, serta Subandi bin Sattu, asal Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ketiga WNI ini disandera pada 18 Januari 2017 di perairan Kepulauan Taganak, Sabah, Malaysia.

Komentar
Loading...