Berita & Lowongan Pelaut Indonesia
Portal Media Pelaut Indonesia

Pemangkasan Produksi Minyak Anggota OPEC dan NON-OPEC Capai Level Tertinggi

21

- Advertisement -

Indoseafarer.com – Upaya negara-negara OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries; bahasa Indonesia: Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi) dan NON-OPEC tahun lalu menyetujui kesepakatan untuk memangkas produksi minyak tampaknya berbuah hasil.

Menurut Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC), untuk bulan September 2017, OPEC dan negara-negara produsen Non-OPEC yang berpartisipasi mengatur atau memangkas produksi mencapai tingkat kesesuaian hingga 120%.

JMMC mengatakan: “Di bulan September 2017, anggota OPEC dan negara NON-OPEC yang berpartisipasi mencapai tingkat kesesuaian pemangkasan produksi minyak hingga 120%, ini merupakan angka tertinggi sejak deklarasi pemangkasan produksi. Komitmen negara-negara produsen minyak bekerja sama dalam upaya menyeimbangkan kembali harga minyak dunia.”

Namun demikian, JMCC mencatat beberapa negara yang tergabung dalam kesepakatan ini masih belum berhasil memangkas produksi dan kesesuaian hingga 100%.

- Advertisement -

Menurut perhitungan Bloomberg, negara-negara NON-OPEC telah memberikan kontrobusi pemangkasan hingga 119% seperti yang dijanjikan pada bulan September lalu. Hal ini tidak demikian untuk negara Irak dan United Arab Emirate (UAE) yang hanya berhasil memangkas hingga 97%. Secara detailnya dapat dilihat disini: https://bloom.bg/2z1cUbb.

Pangkas produksi minyak anggota OPEC dan NON-OPEC capai level tertinggi

JMCC juga mencatat dari perkembangan terakhir di pasar bahwa pasar minyak bergerak ke arah yang lebih baik. Hal ini setelah dilihat dari pertumbuhan permintaan minyak global di tahun 2017 dan 2018 nanti.

Baca juga:
1 of 12

Komite ini juga mengatakan bahwa stok minyak komersial di OECD terus berkurang terutama pada bulan September 2017, rata-rata selama lima tahun terakhir telah berkurang sebesar 178 juta barel sejak awal tahun ini, namun masih tersisa 159 juta barel lagi yang harus dihabiskan atau dijual.

JMCC akan terus memantau perkembangan serta faktor-faktor lain di pasar minyak dan pengaruhnya terhadap proses penyeimbangan pasar yang sedang berlangsung.

“Semua opsi dibiarkan terbuka untuk memastikan bahwa setiap usaha yang dilakukan untuk menyeimbangkan pasar minyak demi keuntungan bagi semua orang,” kata JMMC.

Sebagai informasi, Komite ini (JMCC) dibentuk menyusul kesepakatan yang dilanda oleh OPEC dan beberapa negara non-OPEC pada bulan Desember 2016 lalu untuk mempercepat stabilisasi pasar minyak global melalui penyesuaian pemangkasan output produksi minyak dalam produksi total sekitar 1,8 juta barel per hari.

Deklarasi bersama dalam pemangkasan produksi minyak dimulai pada 1 Januari 2017 dan telah berlangsung selama 6 bulan kedepan, pertemuan kedua antara anggota OPEC-Non-OPEC diadakan pada tanggal 25 Mei 2017, dalam pertemuan itu diputuskan untuk memperpanjang pemangkasan produksi selama sembilan bulan kedepan dimulai sejak 1 Juli 2017.

Dalam kesepakatan ini, Rusia sebagai negara NON-OPEC ikut ambil bagian dalam kesepakatan pemangkasan produksi hingga Maret 2018 mendatang.

Saat berita ini diturunkan, harga minyak Brent crude oil diperdagangkan pada $57.32, sedangkan WTI Crude Oil (Nymex) diperdagangkan pada $51.93.

Komentar
Loading...